Kaur Kesra Desa Tanjung Rejo Diduga Potong BLT Rp 50 Ribu Untuk 214 KPM

Agus selaku Kaur Kesejahteraan (Kesra) Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Pujian, diduga melakukan pemotongan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) terhadap 214 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Besaran pemotongan yang diduga dilakukan mencapai Rp50.000 per KPM.

Informasi tersebut mencuat setelah sejumlah warga penerima BLT mengeluhkan adanya pengurangan dana bantuan yang mereka terima. Menurut keterangan warga, dana BLT yang seharusnya diterima secara utuh justru berkurang dengan alasan tertentu yang disampaikan oleh pihak desa.

“Setiap penerima dipotong Rp50 ribu. Jumlah penerimanya ada 214 KPM,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, (tanggal).

Jika dugaan tersebut benar, total dana yang terpotong diperkirakan mencapai lebih dari Rp10 juta. Warga berharap pihak terkait dapat segera menindaklanjuti persoalan ini secara transparan dan adil.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Kaur Kesra Desa Tanjung Rejo belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pemotongan BLT tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Masyarakat meminta agar aparat pengawas, baik dari pemerintah kecamatan maupun instansi terkait lainnya, turun tangan untuk melakukan klarifikasi dan pemeriksaan guna memastikan kebenaran informasi tersebut serta melindungi hak para penerima bantuan.
(Akhmad nadi pimpret Raja News86)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *