Pubian – RN – Warga Kampung Gunung Haji, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah, menggelar kegiatan Bersih Kampung dengan rangkaian acara adat dan budaya yang meriah pada Senin, 7 Juli 2025. Kegiatan yang berpusat di halaman Balai Kampung Gunung Haji ini diisi dengan doa bersama, ruwatan, serta pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh Grup Wayang Kulit Maju Lancar asal Kampung Payung Dadi.
Acara dibuka dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan prosesi ruwatan sebagai simbol pembersihan kampung dari hal-hal negatif dan harapan akan keselamatan serta kemakmuran warga. Malam harinya, ribuan penonton memadati lokasi untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit dengan lakon Semar Mbangun Kahyangan, dibawakan oleh Ki Dalang Panji.

Dihadiri Pejabat dan Tokoh Masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh pimpret Raja News86,Kepala Kampung Gunung Haji, Muhammad Yedi, S.AP., beserta perangkat desa, perwakilan Polri, TNI, dan pemerintah kecamatan. Camat Pubian, Andi Nazolla, yang berhalangan hadir, diwakili oleh Budi Purwadi, SE. Sementara itu, Koramil Padang Ratu mengirim Pelda Wastum selaku Babinsa Kampung Gunung Haji. Turut hadir pula tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat dari dalam dan luar kampung.

Swadaya Masyarakat Jadi Kunci Sukses Acara.
Dalam keterangannya, Muhammad Yedi menyampaikan bahwa acara ini murni hasil swadaya dan gotong royong warga. “Alhamdulillah, dana terkumpul lebih dari Rp.41 juta berkat partisipasi semua pihak. Ini bukti kekompakan warga Gunung Haji,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dan berharap kegiatan serupa dapat terlaksana kembali di masa depan. Selain wayang kulit, acara diramaikan dengan pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi kepada warga yang hadir.
Pagelaran Wayang Kulit Jadi Hiburan Edukatif.
Pagelaran wayang kulit tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana melestarikan budaya Jawa-Lampung. Lakon Semar Mbangun Kahyangan dipilih karena mengandung pesan moral tentang kebersamaan dan pembangunan masyarakat yang harmonis.
Dengan suksesnya acara ini, Kampung Gunung Haji membuktikan bahwa tradisi dan kebersamaan masih kuat di tengah modernisasi. Kegiatan bersih kampung tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat tali sosial warga.(BG Nady
